
KOTA CIMAHI -- Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Andrie Kustria Wardana membuka kegiatan "Diseminasi Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Tenaga Pendidik Bidang Keagamaan Provinsi Jawa Barat Tahun 2025" Di KCD VII Cimahi, (5/8/2025).
Dalam sambutannya, Andrie mengatakan bahwa kegiatan diseminasi ini mengingatkan kita tentang pentingnya perlindungan dan rasa aman dalam bekerja. Hal itu sebagaimana firman-nya dalam Q.S. Quraisy: Ayat 4, yang artinya: (Dialah Allah) yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan memberikan mereka rasa aman dari ketakutan.
"Ayat tersebut mengingatkan kita bahwa rasa aman dan sejahtera adalah salah satu nikmat terbesar yang harus kita jaga dan upayakan, termasuk bagi para tenaga pendidik bidang keagamaan yang selama ini telah berdedikasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membina akhlak, dan membentuk karakter generasi yang beriman dan bertakwa," kata Andrie.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat berupaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran para tenaga pendidik akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga mereka merasa terlindungi dalam melaksanakan tugas mulia sehari-hari.
Kegiatan diseminasi ini memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain: Memberikan pemahaman menyeluruh tentang manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik keagamaan; Mendorong para tenaga pendidik untuk memanfaatkan program perlindungan sosial agar lebih sejahtera dan aman dalam bekerja; dan Membangun sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan misi peningkatan kesejahteraan masyarakat jawa barat, khususnya para guru dan tenaga keagamaan.
Andrie pun berharap melalui kegiatan ini, lahir kesadaran dan komitmen bersama untuk memperluas kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di kalangan tenaga pendidik bidang keagamaan.
"Karena pendidik yang sejahtera akan mampu mendidik generasi yang unggul." pungkasnya.
Penulis: Humas Kesra Jabar



