
KOTA BANDUNG -- Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana mewakili Gubernur Jawa Barat menghadiri kegiatan Gala Dinner Musyawarah Nasional VII Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) di Aula Barat Gedung Sate, Sabtu (2/8/2025).
Pemda Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada APTISI Pusat, yang terus menggerakkan kemajuan pendidikan tinggi swasta di Indonesia dan Aptisi Jawa Barat selaku tuan rumah, yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan Munas VII ini dengan penuh dedikasi.
Serta apresiasi juga diberikan kepada Universitas Komputer Indonesia (Unikom) yang mendukung kelancaran rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga penutupan nanti.
Dalam sambutannya, Andrie mengatakan bahwa gala dinner bukan hanya jamuan makan malam, tapi juga memiliki makna strategis bagi APTISI dan dunia pendidikan tinggi swasta.
"Acara ini menjadi momen untuk menguatkan silaturahmi dan jejaring nasional antar-pimpinan PTS, pengurus yayasan, dan Aptisi seluruh provinsi; membangun komunikasi informal antara aptisi dengan pemerintah pusat dan daerah, termasuk menyampaikan aspirasi dan gagasan untuk kemajuan pendidikan tinggi; menyatukan semangat menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi di era globalisasi, digitalisasi, dan kompetisi global," ujar Andrie.
Saat ini lebih dari 3.000 PTS di Indonesia berperan vital dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat; mencetak sdm unggul yang berkarakter; mendukung visi indonesia emas 2045 melalui penguatan kualitas pendidikan.
Munas VII Aptisi tahun ini mengangkat tema: “Transformasi Perguruan Tinggi Swasta Beradaptasi untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, tema yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Andrie berharap forum munas ini tidak hanya menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga rekomendasi strategis untuk: memperkuat daya saing PTS; mendorong kolaborasi riset dan inovasi dengan industri; meningkatkan perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan PTS di tanah air.
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat senantiasa mendukung upaya pengembangan pendidikan tinggi, termasuk PTS, melalui beberapa langkah nyata, diantaranya: Program beasiswa Pemdaprov Jabar untuk mendorong lahirnya generasi unggul dari berbagai kampus, termasuk PTS; Kolaborasi riset dan inovasi untuk memperkuat daya saing PTS dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat; serta Dukungan dalam pengembangan SDM dan karakter mahasiswa, sejalan dengan visi Jabar Istimewa.
Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, APTISI, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, Andrie pun berharap kita bisa menghadapi tantangan zaman dan membawa PTS di Indonesia semakin maju.
Penulis: Humas Kesra Jabar



